Tips Sebelum Ingin Membeli Komputer Ada Baiknya …

Perlu untuk berfikir 100 kali untuk memilih mana yang terbaik. Sebenarnya ada banyak kelas – kelas komputer sesuai kegunaan dan kebutuhan pemakai. Jangan sampai kita salah memilih, karena bisa rugi berlipat – lipat akhirnya :( .  Maka

Pilih Spesifikasi Komputer sesuai kebutuhan.

Kalo untuk sekedar ketik mengetik dan aktivitas kerja, pilih komputer dengan spesifikasi paling rendah aja. Dan biasanya ini cocok buat di warnet dan kantor. Untuk para engineer (orang teknik) biasanya butuh komputer tipe Workstation (komputer high end). Dan bagi yang memang benar – benar profesional butuh spek yang tinggi untuk menunjang simulasi dan perancangan. Untuk programmer, pakai komputer dual core 1 GB RAM dah cukup (nggak perlu tinggi tinggi). Untuk Home End User, kebanyakan pakai yang versi Komputer Multimedia. Untuk penggila gamers spesifikasinya sedikit dibawah Komputernya orang teknik (spek dibawah workstation). ;)

Pilih Yang Rakit atau Yang Paket, terkandung Kondisi

Kalau untuk pembelian massal (misal: untuk komputer sekolah, komputer Lab) sebaiknya pilih yang paket. Komputer Paket adalah Komputer yang sudah dirakit dipabrik dan siap pakai langsung. Biasanya sudah dibundel Operating Systemnya. Keuntungannya, kalau ada salah satu komputer yang rusak komponen partnya, bisa diganti dengan komputer yang satunya (kanibalisme sesama komputer). :)

Kalau untuk pembelian personal, ada dua opsi. Bisa beli paket atau ngrakit sendiri juga boleh. Biasanya untuk yang personal beli paket itu baiknya kalo harganya udah diatas 10 juta. Soalnya kita nggak boleh sembarangan ngrakit, karena pasti sia – sia kita beli karena banyak spek yang gak sinkron antara part satu dengan part lainnya. Membuat kinerjanya gak maksimal. Khusus untuk gamers yang memang bener2 ngerti masalah dunia per-game-an, harus ngerti masalah rakit merakit. Karena dunianya menuntut selalu upgrade part komponen. Untuk Engineer mending beli yang paketan aja. Ada banyak perusahaan komputer yang jualan Workstation, seperti HP, Sun Microsystem, Apple, Dell, dsb. Mending pesen disana aja. Kalau ngrakit sendiri kurang powerfull dan cenderung lebih mahal. :(

Pikirkan Budget Yang Diperlukan, jangan sampai nambah !!

Budget yang anda punya juga perlu dipertimbangkan. Jangan sampai mau beli komputer yang sudah ditetapkan, tapi malah berubah rencana dan ingin membeli yang lain. Akibatnya budget yang kurang. Itu lah bisikan setan :( .

Oleh karena itu, telitilah sebelum membeli, karena kalau tidak teliti menyesallah seterusnya. Ingat, komputer adalah barang mahal. Jangan samakan dengan membeli kacang rebus. ;)

Dual Boot Ubuntu dan FreeBSD, Yatta!!

Ini adalah kelanjutan dari judul tulisanku “Kesuksesan yang tertunda : Dual Boot (Windows dan FreeBSD)”. Ada sedikit perbedaan dengan tulisan sebelumnya. Yang lalu, saya menggunakan Windows dan FreeBSD untuk diinstall ke komputer. Namun sekarang, Ubuntu (Linux) dan FreeBSD.

Suatu kepuasan karena telah berhasil menginstall dual boot antara Ubuntu dan FreeBSD. Kuncinya adalah menggunakan Boot Manager. Ialah suatu program loader Operating System dari FreeBSD. Jadi, urutan installasinya pertama Ubuntu dan terakhir FreeBSD. Di Ubuntu telah disediakan program serupa (GRUB Loader) tapi saya installkan tidak pada “hd0″ melainkan pada partisi “/” milik ubuntu. Kemudian saat install FreeBSD, pilihan opsi boot managernya saya pilih: Bootmng, artinya akan diinstall boot manager.

wal hasil, boot manager berjalan mulus. Kita bisa pilih OS yang akan dipakai. Tekan F1, atau F2, dst untuk memilih OS nya.

semoga bermanfaat. :D

update:

bisa juga pakek GRUB dari ubuntu. cukup tambahkan code berikut pada file menu.lst yang ada di direktori /boot/grub.

title FreeBSD

root (hd0,3,a)

kernel /boot/loader

pada angka “3″ pada line “root (hd0,3,a)” artinya partisi yang akan diboot berada pada urutan ke 3.

Akhir dari Peradaban Elektronik

Ada suatu zaman, dimana zaman itu serba otomatis. Bumi seisinya diselimut karpet silikon. Tidak ada satupun tanaman yang bertahan kala itu. Semuanya dikendalikan oleh alat – alat elektronis. Dan manusia sangat tergantung sekali padanya. Dan suatu ketika badai kosmik maha dahsyat melanda dunia. Tiba2 ….

Semuanya yang serba elektronik mati dan rusak sekejap. Data – data penelitian sains dan teknologi yang tersimpan dalam server terhapus semua. Seluruh perangkat kontrol berhenti tak berkutik sama sekali. Robot – robot pun ikut terkena dampaknya dan bertingkah laku diluar dugaan.

Manusia panik, gelisah, dan takut. Karena saat itu terjadi di waktu Malam. Gelap gulita …

Manusia tak bisa berbuat apa – apa karena semuanya telah lenyap bersama pulsa – pulsa bit code yang tersimpan pada keping silikon terbakar. Seseorang berkata,” Tanpa mesin waktu, kita sekarang sudah kembali ke masa sebelum Edison lahir”.

Kesuksesan yang tertunda: Dual Boot Windows dan FreeBSD

Halo semuanya, :D

Sekedar ingin cerita pengalamanku ketika menginstall dua OS, Windows dan FreeBSD. Yang hasilnya masih gagal (jangan ditiru yak, jadikan pengalaman ini sebagai referensi kegagalan). berikut ceritanya….

1. booting DVD FreeBSD 8.00, enter default

2. country selection: (102) indonesia, oke

3. System Console Keymap: USA ISO, oke

4. sysinstall Main Menu: standart, select.

5. keep using current geometry: yes

dikompie mau alokasikan 20 GB dan 348GB buat FreeBSD, Windows XP dalam kondisi sudah terinstall sebelumnya. Ceritanya nih, nantinya FreeBSD buat jadiin server kecil – kecilan dikamar kosan. Database aku taruh di partisi FreeBSD nya yang 348 GB.

6. create slice (press ‘c’ button), 20 GB, type 165 (free BSD partition type)

348 GB, type 165 (free BSD partition type).

7. create / : 20 GB

/home : 337 GB

swap: 11 GB

8. choose distributions: all

9. free bsd ports collection: yes

10. process instalasi….. finish

11. configuration Network interface (konfigurasi tentang hal-hal yang ada hubungannya dengan networking) :D

12. reenter configuration type: /usr/sbin/sysinstall (ini cuma opsional ajah. buat konfigurasi ulang system)

13. Untuk opsi pilihan install boot manager (boot loader dari FreeBSD): Standart

Hasil yang didapat:

  • Tidak ada tampilan boot ke Windows XP
  • Cuma ada opsi-opsi boot ke FreeBSD, booting FreeBSD sukses tanpa GUI (teks mode, tidak ada tampilan grafis sama sekali) :(

Memang secara default OS yang diperuntukkan untuk server seperti FreeBSD ini tidak menyediakan tampilan grafis (gnome, kde, dll). Seluruh aktivitas dikerjakan melalui mode teks. :( gakk biasa euy mode teks…

Inginnya mau ada tampilannya. Setelah cari tau lewat mbah google, kita harus nginstall yang namanya Xorg. Saya langsung nyoba ngintsall. caranya ketik

   cd /usr/ports/x11/xorg
   make install clean

Ternyata eh ternyata, nginstallnya online (butuh banwidth gede kalo mau cepet) :( . sayang banwidth di kosan terbatas. nginstallnya lama bener, 3 jam kira – kira baru selesai. trus ketika install itu, harus nungguin kalo nanti sewaktu – waktu muncul dialog opsi installasi :( . Akhirnya selesai install.

Hasil yang didapat:

  • cuma muncul window xterm dengan kursor berkedip. Namun keyboard dan mouse nggak jalan :(
  • tidak sesuai harapan, kirain udah terinstall sekalian gnome atau kde nya. :(

Mencoba mengulang installasi dari nol lagi. Windows masih ada. FreeBSD cuma aku kasih 20 GB dan 348 GB dihapus. swap aku kasih 8 GB dari 20 GB (jadi untuk file system tinggal 12 GB).

Aku ulangi installasi sampai ke opsi pilihan installasi boot manager. aku kasih opsinya: bootmng. Artinya aku install boot manager di MBR.

Hasil yang didapat:

  • Frustasi karena berhasil muncul boot managernya, tapi nggak bisa login ke Windows maupun ke FreeBSD. :( Padahal tak ada peringatan eror sama sekali ketika install. :(

Huh, begitulah pengalaman ngoprekku. Walaupun begitu saya telah menemukan “Cara yang salah dalam menginstall dual boot Windows dengan FreeBSD”. :) he he

Namun, saya nggak berhenti sampai disini. mencoba – mencoba dan mencoba … :D

Semoga ceritaku ini memberikan inspirasi. :) :D wassalam….

update:

Ternyata kalau mau install FreeBSD yang ada GUI nya, butuh:

  • Xorg
  • Desktop Environment (Gnome, KDE, Xfce)

Untuk yang Xorg, silahkan ketik

cd /usr/ports/x11/xorg

make install clean

Trus, yang Desktop Environmentnya dari DVD installer FreeBSDnya. Ketika install ada pilihan untuk menginstall program tambahan (sesi Distribution Installation). Nah, disitu pilih (check dengan tanda X untuk install, D untuk remove). Saya sarankan untuk mencheck yang masih kosong. Yang sudah bertanda X maupun D nggak usah dirubah. Nantinya dikawatirkan akan “crash” dengan file system yang sudah terinstall sebelumnya.

setelah terinstall semua. reboot. dan masuk lagi ke FreeBSDnya. setting KDE maupun Gnome klik link ini http://www.freebsd.org/doc/en/books/handbook/x11-wm.html

Orang Pintar Yang Goblok Adalah …

  • Orang yang merasa dirinya lebih pintar dari yang lainnya
  • Orang yang menganggap orang lain lebih bodoh dari dirinya
  • Orang yang tidak suka melihat orang lain mengunggulinya
  • Orang yang selalu menjatuhkan orang lain yang sedang mengejarnya
  • Orang yang selalu menyembunyikan ilmunya dari orang lain
  • Orang yang malas menebarkan ilmunya ke orang lain, takut kalau ia terkejar
  • Orang yang menggunakan kepintarannya untuk kepentingan pribadi dan mengorbankan kepentingan orang banyak
  • Orang yang tidak suka jika dikritik
  • Orang yang selalu membantah jika di nasehati orang lain
  • Orang yang selalu mengelak dari kenyataan bahwa ia yang salah sedangkan orang lain yang benar
  • Orang yang tertawa diatas kebodohan orang lain, padahal disatu sisi belum tentu ia lebih pandai
  • Orang yang dengki terhadap kepintaran orang lain
  • Orang yang selalu pamer kepintarannya dihadapan orang lain, namun tak mau berbagi kepintarannya
  • Orang yang selalu membandingkan kepintaran diri sendiri dengan kebodohan orang lain
  • Orang yang menggunakan kepintarannya untuk mencelakakan orang lain yang tidak bersalah

Semoga orang tersebut segera diberi kesadaran, dan jangan sampai ada diantara kita. Wassalam :)